Perjalanan Sidak Ketua DPRD Kota Surabaya Jelang Mudik Lebaran 2018

Berandakota.com, Surabaya – Mendekati arus mudik lebaran 2018 Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kota Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Gubeng Surabaya dan Terminal Purabaya Suarabaya guna memastikan perjalanan arus mudik lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar,nyaman dan Aman.

Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji didampingi Komisi B Erwin Tjahjuadi bersama dengan Kepala stasiun Gubeng Supriyadi langsung melakukan pengecekan kesiapan pelayanan di Stasiun Gubeng Surabaya mulai dari pelayanan tiket hingga kenyamanan penumpang. Armuji yang tiba di stasiun Gubeng sekitar pukul 09:00 WIB ini langsung sidak ke kereta Rangga Jati jurusan Surabaya- Jember-Ceribon.

Menurut Armuji faktor keamanan dan kenyamanan arus mudik jelang lebaran menjadi perhatian DPRD Surabaya. “ kita memastikan bahwa perjalan mudik masyarakat ini bisa berjalan lancar, aman dan nyaman,” ungkapnya usai menggelar sidak di Stasiun Gubeng Surabaya.

Sidak pertama dilakukan Politisi PDIP ini  di stasiun Gubeng langsung berbicang dengan penumpang kereta api (KA) Ranggajati jurusan Cirebon di dalam gerbong. Ia berbincang dengan para penumpang untuk memastikan kondisi pelayanan KA kelas bisnis-eksekutif tersebut. “ Mau kemana gimana kondisi kereta apinya,” tanya Armuji kepada para penumpang.

Di dalam stasiun, dirinya juga melihat kondisi stasiun yang sudah membaik. Baik itu dari sisi fasilitas maupun pelayanan dan keamanan di luar dan dalam stasiun. “ Pokoknya nyaman dan aman penumpang sudah senang,” ujarnya.

Armuji mengungkapkan, layanan bagi penumpang KA saat ini sudah bagus. Namun, peningkatan pelayanan itu juga harus dilakukan terus menerus. Dan antisipasi membludaknya para penumpang saat arus mudik dan balik harus diwaspadai. “ Keamananya harus ditingkatkan itu yang jadi perhatian,” ucapnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan para penumpang yang sudah kehabisan tiket juga harus diantisipasi. Pihak stasiun hendaknya memiliki solusi untuk menampung penumpang yang dikhawatirkan keleleran karena tidak dapat tiket yang dibeli secara online.

Kepala stasiun Gubeng Supriyadi mengatakan, ada dua KA tambahan untuk persiapan tambahan penumpang. Diperkirakan titik arus balik jumlah penumpang mencapai 11 ribu penumpang. Meningkatnya jumlah penumpang diperkirakan pada H-4 lebaran. “ Kita sudah koordinasi untuk keamanan dan pelayanan di stasiun hingga arus balik nanti,” ujarnya.

Supriadi memastikan untuk mudik lebaran kali ini dapat dipastikan tidak akan ada penumpukan penumpang hingga arus balik nanti. “ karena sekarang tiket online kemungkinan tidak akan terjadi penumpukan penumpang tinggal bagaimana masyarakat bisa mengatur waktu mudik dan waktu balik mengingat waktu libur yang panjanh ini,” katanya.

Sementara itu, munurut Monik yang akan mudik ke Cirebon ini mengatakan, untuk pelayanan KA untuk sekarang ini lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun lalu, “ sekarang pelayanannya lebih bagus  dan nyaman,” katanya.

Setelah dari Stasiun Gubeng Armuji langsung bertolak ke terminal Purabaya dengan mengunjungi penumpang di dalam bus. Armuji juga melihat kelayakan bus di jalur pemberangkatan bus angkutan kota dalam provinsi.

Armuji yang juga didampingi oleh Kepala UPTD Terminal Surabaya Indera Ghani masuk ke dalam bus Harapan Jaya jurusan Trenggalek. Di dalam bus, Armuji berkomunikasi dengan sopir dan penumpang. “ Kondisinya sehat kan jangan ngebut utamakan keselamatan,” kata Armuji kepada sopir bus.

Dia mengatakan, kelayakan bus juga harus diutamakan dalam pelayanan angkutan mudik yang dipastikan dibanjiri oleh penumpang. Bus dengan fasilitas dan layak jalan harus menjadi prioritas untuk melayani penumpang. “ Jika tidak layak jangan sampai dioperasionalkan,”ujarnya.

Armuji menegaskan, uji kir hingga kondisi kesehatan sopir juga harus jadi perhatian. Diharapkan, dengan antisipasi sejak awal minimalisir kecelakaan bisa dilakukan. “ Arus balik dan mudik selamat dan aman,”ucapnya.

Menurutnya, fasilitas di stasiun dan terminal yang jadi tempat pilihan mudik harus jadi perhatian. Peningkatan penumpang harus diantisipasi dengan berbagai solusi. “ untuk di terminal ini saya rasa jauh lebih baik, namun harus terus meningkat pelayanan lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu Kepala UPTD Terminal Surabaya Indera Ghani mengatakan, faktor keamanan di dalam terminal memang menjadi perhatian penuh. Bus yang sudah dilakukan pemeriksaan dan layak jalan akan distempeli stiker. “ Kita rutin lakukan ramcek terhadap bus,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan bus cadangan untuk mengangkut para penumpang yang membludak. Koordinasi dengan bus pariwisata dan Damri dilakukan untuk penyediaan bus cadangan.

“ untuk tahun ini kita sediakan sedikitnya 1500 bus untuk arus mudik tahun ini. Selain itu untuk mengantisipasi penumpukan penumpang kita sudah siapakan bus cadangan on call yang siap melayani,” kata Indra Gani.

Dan sekarang ini, lanjut indra, sudah tidak ada calo-calo tidak yang dapat meresahkan masyarakat, dengan bersinergi dengan pihak ke amanan pihaknya menjamin ke amanan dan nyamanan mudik lebaran ini. Din

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *