Kopindo Nilai Program GKN Gagal

Berandakota.com, Jakarta – Koperasi Pemuda Indonesia (Kopindo) soroti program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dari Kementerian Koperasi dan UKM. Kopindo menilai program GKN gagal melahirkan wirausaha baru yang berkualitas.

“Itu dapat kita lihat dari output yang dikeluarkan. Silahkan survei saja ke lapangan, ada berapa persen sih yang betul-betul sukses berwirausaha karena program gerakan kewirausahaan nasional tersebut,” kata Rizal, sekretaris umum Kopindo, Senin (28/5/2018).

Rizal menjelaskan, pertumbuhan rasio kewirausahaan 1,4 persen, dari 1,6 persen di tahun 2014 menjadi 3 persen di tahun 2018, bukan semata karena program GKN.

“Sejauh ini program tersebut berjalan tanpa adanya indikator keberhasilan yang jelas dengan evaluasi empiris lapangan, seberapa jauh program ini mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap tumbuhnya wirausaha baru serta sejauh mana peningkatan kualitas dan produktifitas usaha kecil menengah di Indonesia,” jelas Rizal.

Karenanya, lanjut Rizal, ia berharap Menteri Koperasi dan UKM harus membuka diri atas segala saran dan kritik dari semua pihak untuk mengevaluasi program-program yang telah dijalankan, sehingga kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*/rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *