Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Keluarga TD dalam Kasus Penipuan Arisan dan Investasi di Kotamobagu

0 1.137

Berandakota, Kotamobagu – Kasus penipuan berkedok arisan dan investasi bodong yang menyeret Tiara Damogalad alias TD terus berkembang. Terbaru, korban lain berinisial NB turut menjalani pemeriksaan secara terpisah di ruang Unit Jatanras Polres Kotamobagu terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oleh ayah TD.

“Benar, saya diperiksa terkait kekerasan yang dilakukan Ayah TD,” singkat NB kepada wartawan.

Ayah dan Suami Ikut Dilaporkan

Kuasa hukum korban, Safrizal Walahe, menyebutkan bahwa selain TD, para korban juga turut melaporkan suami dan ayah TD.

“Para korban selain melaporkan TD juga turut melaporkan suami dan ayah dari TD. Ketika didatangi para korban, suami TD menandatangani surat di atas materai bersedia bertanggung jawab atas perbuatan TD. Begitu juga dengan ayah TD, selain ikut menjanjikan akan menjual beberapa aset termasuk rumah untuk mengganti kerugian, juga dilaporkan salah satu korban berinisial NB karena sempat memegang bagian tubuh dari NB dengan kasar sehingga menimbulkan trauma sampai saat ini. Saat kami datangi kerumah ayah TD sudah tidak berada dirumah dan sudah sulit dihubungi” jelas Safrizal.
Kronologi Penipuan

Kasus ini bermula dari laporan 11 korban ke Polres Kotamobagu melalui LP/487/IX/2025/SPKT/RES-KTGU/SULUT pada 3 September 2025. TD diduga menawarkan investasi dengan bunga tinggi melalui akun Facebook pribadinya.

Salah satu pelapor, KM, mengungkapkan dirinya menyetor Rp50 juta dengan iming-iming bunga Rp18,75 juta per bulan selama empat bulan.
“Contoh saya yang menginvestasikan Rp50 juta, dalam sebulan mendapat bunga Rp18,75 juta,” jelasnya.

Selain itu, TD juga menawarkan arisan berupa barang elektronik, namun barang yang dijanjikan tidak pernah dikirim.
“Saya setor Rp4 juta untuk kredit HP, tapi barangnya tidak pernah sampai,” ungkap NR, korban lain.

Hingga kini, tercatat 79 orang menjadi korban dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kasus ini terus bergulir dan menjadi sorotan publik di Kotamobagu dan sekitarnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.