Feramitha Tiffani Mokodompit Tegas Perjuangkan Hak PPPK dan Dorong Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
Berandakota,Manado— Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Feramitha Tiffani Mokodompit, kembali menunjukkan ketegasannya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan aparatur sipil negara di daerah.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar kemarin di Gedung DPRD Provinsi Sulut, Feramitha tampil vokal mempertanyakan kepastian pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk bagi PPPK paruh waktu, senin (13/10).
Feramitha menilai, keterlambatan pembayaran gaji bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral pemerintah terhadap tenaga yang telah mengabdikan diri untuk pelayanan publik.
“Kita tidak boleh menunda hak orang yang sudah bekerja. Pemerintah harus memastikan pembayaran gaji PPPK dilakukan tepat waktu dan transparan,” tegas Feramitha dengan nada kritis namun konstruktif.
Sebagai legislator muda dari PDI Perjuangan, Feramitha dikenal konsisten menyuarakan isu-isu kemanusiaan dan kesejahteraan rakyat. Dalam rapat itu, ia juga menyoroti perlunya percepatan penanganan kemiskinan ekstrem di Sulawesi Utara, yang menurutnya harus menjadi prioritas nyata pemerintah daerah.
“Kemiskinan ekstrem bukan hanya data di atas kertas. Ini soal kehidupan masyarakat kita. Pemerintah harus bergerak cepat dengan langkah-langkah konkret di lapangan,” ujarnya dengan penuh empati.
Feramitha menegaskan, Komisi I DPRD Sulut akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan pemerintah, terutama yang menyangkut kesejahteraan masyarakat dan pegawai daerah. Ia menutup penyampaiannya dengan ajakan kolaboratif agar seluruh pihak bekerja bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif dan berpihak pada rakyat.
“DPRD tidak akan tinggal diam. Kami akan memastikan kebijakan daerah benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Utara,” pungkasnya.
Dengan sikap kritis dan komitmen kuat terhadap kepentingan publik, Feramitha Tiffani Mokodompit semakin menunjukkan perannya sebagai representasi generasi muda yang visioner di parlemen Sulawesi Utara. ***