Pemkot Kotamobagu Ajak Warga Perkuat Pengawasan untuk Cegah Perilaku Menyimpang di Kalangan Remaja

0 98

Berandakota,Kotamobagu — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam mencegah berbagai perilaku yang dinilai bertentangan dengan ajaran agama, adat istiadat, budaya, dan norma sosial.

Imbauan ini merupakan bagian dari tugas Satpol PP dalam menjaga ketenteraman serta ketertiban umum, termasuk memperkuat pembinaan sosial guna menciptakan kehidupan bermasyarakat yang etis dan beradab.

Kepala Satpol PP Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, menegaskan pentingnya gerakan pencegahan bersama untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif, baik dari pergaulan bebas maupun konten digital yang kian mudah diakses.

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif terlibat. Pengawasan terhadap anak dan remaja bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama orang tua dan lingkungan,” ujarnya.

Sahaya turut mengungkapkan bahwa konten bermuatan penyimpangan moral mulai ditemukan menyusup melalui media sosial maupun interaksi sosial sehari-hari.

“Satpol PP tidak hanya menegakkan Perda, tetapi juga melakukan pembinaan untuk menjaga moral serta kesehatan masyarakat. Langkah ini bukan untuk menghakimi, melainkan melindungi generasi muda dari kerusakan moral serta dampak sosial lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, menjelaskan bahwa perilaku menyimpang di kalangan remaja berpotensi menimbulkan efek domino terhadap keluarga hingga stabilitas sosial.

“Banyak persoalan sosial bermula dari lemahnya pengawasan keluarga dan pergaulan tanpa kendali. Jika dibiarkan, dampaknya panjang, mulai dari degradasi moral, masalah psikologis, hingga risiko kekerasan atau eksploitasi,” terang Noval.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan sejak dini.

“Orang tua, tokoh agama, dan sekolah perlu memperkuat pendidikan karakter. Pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan saat masalah sudah terjadi,” tegasnya.

Melalui imbauan ini, Pemkot Kotamobagu mengajak warga untuk:

1. Memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter remaja.

2. Mengawasi penggunaan media sosial serta pergaulan anak muda.

3. Menghidupkan nilai agama, moral, dan budaya di keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.

4. Mengoptimalkan peran tokoh agama, adat, dan masyarakat dalam pembinaan moral.

5. Melaporkan kepada Satpol PP atau pemerintah setempat jika menemukan aktivitas yang mengarah pada perilaku menyimpang.

Satpol PP dan Dinas Sosial berharap imbauan ini dapat meningkatkan kepedulian serta pengawasan masyarakat sehingga potensi munculnya perilaku menyimpang dapat dicegah sejak dini.

“Kami berharap masyarakat tidak segan berkoordinasi dengan Satpol PP, Dinsos, atau pemerintah setempat. Mari bersama menjaga Kotamobagu tetap aman, religius, dan beradab. Generasi kita harus terlindungi dari pengaruh modernisasi negatif yang tidak sesuai dengan nilai budaya dan agama,” tutup Sahaya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.