Satpol PP Kotamobagu Siap Tertibkan Pedagang di Luar Area Pasar Senggol
Berandakota Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran akan melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di luar area resmi Pasar Senggol Ramadan 2026. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat bersama antara pemerintah daerah, asosiasi pedagang Poyowa Kecil, dan pemuda Kampung Baru terkait pelaksanaan pasar musiman tersebut.
Pemkot Kotamobagu telah menetapkan lokasi Pasar Senggol Ramadan tahun ini dipusatkan di area eks Rumah Sakit Datu Binangkang guna memastikan aktivitas perdagangan berjalan tertib, aman, dan terkoordinasi. Sebelum penertiban dilakukan, pemerintah lebih dulu memberikan imbauan secara persuasif kepada pedagang yang masih membuka lapak di lokasi yang tidak diizinkan.
Kepala Satpol PP Kotamobagu, Nasli Paputungan, mengatakan pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan pendekatan kepada pedagang, khususnya yang berjualan di sepanjang Jalan Kartini.
“Kami sudah melakukan himbauan kepada para pedagang yang berada di Jalan Kartini sejak satu minggu terakhir secara persuasif. Hari ini kami bersama Dinas Perhubungan akan turun melakukan penertiban dan mengarahkan seluruh pedagang agar berjualan di lokasi yang telah disiapkan pemerintah daerah,” ujarnya usai pembukaan pasar senggol, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, penataan ini bertujuan menghindari penumpukan aktivitas perdagangan di titik lain yang berpotensi menimbulkan kemacetan serta gangguan ketertiban umum. Selain itu, penempatan pedagang pada lokasi yang telah ditentukan diharapkan dapat mempermudah pengawasan serta menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang datang berbelanja.
Nasli juga mengajak seluruh pedagang untuk mendukung kebijakan pemerintah dengan berjualan di tempat yang telah disediakan. “Mari para pedagang berjualan pada tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah, sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, serta menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” katanya.
Pemerintah berharap kerja sama seluruh pedagang dapat mendukung kelancaran pelaksanaan Pasar Senggol Ramadan 2026 hingga akhir bulan suci.***