Wali Kota Kotamobagu Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Perencanaan Partisipatif dan Berbasis Data

0 16

Berandakota Kotamobagu – Wali Kota Weny Gaib bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kotamobagu dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kotamobagu Tahun 2027, Senin (30/03).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Weny Gaib dan turut dihadiri unsur Forkopimda, Manashe Lomo selaku Dandim 1303 BM, perwakilan Kepolisian Resor Kotamobagu AKP Donald S.

Ngalimin, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, Kepala BPS Kotamobagu Jasni Makalunsenge, Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, para asisten, kepala OPD, camat, lurah, sangadi, akademisi, perbankan, kelompok perempuan, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta perwakilan anak se-Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan forum strategis untuk mempertemukan gagasan, aspirasi, dan komitmen bersama dalam merumuskan arah pembangunan daerah.

“Melalui forum inilah kita memastikan bahwa setiap kebijakan yang direncanakan disusun secara partisipatif, berbasis data, terukur, serta benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat secara nyata,” ujar Wali Kota.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Kotamobagu yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di angka 5,28 persen pada tahun 2025, setelah sebelumnya mencapai 5,42 persen pada tahun 2023.

Selain itu, kualitas hidup masyarakat terus meningkat yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 77,49 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan dari 6,59 persen menjadi 5,97 persen pada tahun 2025, sementara rasio gini menurun signifikan dari 0,404 menjadi 0,305.

Tak hanya itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita juga mengalami peningkatan dari Rp34,9 juta menjadi Rp43,3 juta per tahun.

Wali Kota juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk berpartisipasi secara aktif dan konstruktif dengan menghadirkan gagasan yang berkualitas, realistis, serta solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, kepentingan bersama harus ditempatkan di atas kepentingan sektoral dan pastikan bahwa setiap program yang dirumuskan memiliki dampak nyata. Perencanaan yang baik harus berbasis data, didukung analisis yang tajam, serta keberanian dalam menetapkan prioritas,” ungkapnya.

Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah dituntut semakin selektif dan fokus pada program-program yang memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat Kota Kotamobagu.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan pembangunan yang lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.

“Saya juga ingin mengajak kepada seluruh pihak untuk dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, karena hanya dengan kebersamaan kita dapat mewujudkan pembangunan yang lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan,” tutupnya. ***

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.