Usut Tragedi Drag Race Upai, Polda Sulut Periksa Lima Orang, Pengemudi Berpotensi Tersangka

0 18

Berandakota Kotamobagu – Kepolisian terus menyelidiki kecelakaan maut yang terjadi dalam ajang Drag Race dan Drag Bike di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026).

Penanganan kasus tersebut kini telah diambil alih oleh Polda Sulawesi Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan dan penegakan hukum dapat berjalan secara menyeluruh.

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie mengatakan, pihaknya masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Untuk saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kalau ditemukan adanya pelanggaran hukum, tentunya akan diproses,” ujar Roycke.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa lima orang yang dianggap mengetahui atau berkaitan dengan kejadian tersebut. Penyidik juga masih mendalami peran pengemudi atau joki kendaraan yang mengalami kecelakaan.

Menurut Roycke, pengemudi tersebut berpotensi ditetapkan sebagai tersangka apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur pidana.

“Pengemudi sendiri berpotensi akan menjadi tersangka,” tegasnya.

Kapolda juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

“Atas nama pribadi dan jajaran, saya menyampaikan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban. Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” ujar Roycke.

Ia juga mengaku telah melihat sejumlah korban yang mengalami luka-luka dan mendoakan agar mereka segera diberikan kesembuhan.

“Tadi saya sudah melihat ada beberapa yang luka. Mari kita berdoa supaya para korban ini dapat diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” katanya.

Dalam penanganan pascakejadian, Roycke menyebut pemerintah daerah bersama TNI dan Polri telah mengambil sejumlah langkah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dandim, Wali Kota Kotamobagu dan Kapolres Kotamobagu.

“Dalam penegakan hukum, dari pihak pemerintah dan TNI-Polri sudah mengambil langkah yang banyak. Saya berterima kasih kepada Bapak Dandim, Wali Kota serta Kapolres Kotamobagu,” ungkapnya.

Roycke menegaskan bahwa penanganan tragedi tersebut merupakan tanggung jawab bersama.

“Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Polda Sulut selanjutnya akan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut, termasuk panitia penyelenggara. Polisi akan menelusuri proses kegiatan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan.

“Semua pihak akan kita periksa, mulai dari alurnya, dari panitia penyelenggara. Apa potensinya, tentunya sementara dalam proses,” jelas Roycke.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui secara jelas penyebab kecelakaan serta memastikan ada atau tidaknya pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum atas peristiwa tersebut.***

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.