Ketua TIDAR Sulut Kunjungi Korban dan Keluarga Tragedi Drag Race Upai

0 14

Berandakota, KOTAMOBAGU — Ketua Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara, Standius Bara Prima, memastikan pihaknya terus mendampingi korban dan keluarga korban insiden Drag Race di Kelurahan Upai, Kotamobagu.

Hingga Kamis (13/8/2026), sebanyak delapan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara sembilan korban lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Hal itu disampaikan Bara saat ditemui di Desa Bilalang, Kecamatan Bilalang, Kamis (13/8/2026). Ia mengatakan, sejak hari pertama insiden, TIDAR terus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di Kotamobagu.

“Kami dari kemarin, sebenarnya dari hari pertama sudah selalu berkomunikasi dengan teman-teman di daerah yang ada di Kotamobagu, selalu mendampingi keluarga dan juga korban. Kami juga selalu berkomunikasi dengan Wali Kota dan juga kepolisian,” ujar Bara.

Bara juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas insiden tersebut.

“Pertama kami mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya untuk keluarga. Semoga dengan kejadian ini semuanya boleh mengikhlaskan dan juga bisa menjadi catatan untuk semua pihak, dan semuanya boleh menerima dengan tulus dan ikhlas,” katanya.

Ia mengatakan, dirinya bersama Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib telah mengunjungi korban yang sebelumnya dirujuk ke RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.

“Untuk korban yang ada di rumah sakit, kalau yang kemarin dirujuk di RS Kandou, kita sudah berkunjung dengan Pak Wali Kota. Kami juga kemarin sempat bersama di rumah sakit untuk penanganan intens,” jelasnya.

Bara menyebut beberapa korban yang menjalani perawatan di Kotamobagu telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

“Kita minta untuk lebih fokus kepada para korban dan juga keluarga. Untuk yang di Kotamobagu juga, beberapa sudah pulang, sudah boleh rawat jalan,” ujarnya.

Terkait proses hukum, Bara mengatakan TIDAR menghormati proses yang sedang dilakukan aparat penegak hukum.

“Untuk hukum ini memang kita selalu menghormati seluruh proses hukum yang berjalan. Kita juga selalu mengawal,” katanya.

Bara juga menjelaskan bahwa TIDAR merupakan salah satu sponsor atau pendukung kegiatan Drag Race tersebut.

“Memang kami sedikit agak bias di media. Mungkin kali ini kami boleh speak up bahwa TIDAR ini sebagai sponsor, jadi kami juga memiliki rasa yang sama seperti korban,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kehadiran TIDAR saat ini ditujukan untuk memberikan dukungan kepada korban dan keluarga. ***

“Kami hari ini hadir untuk korban dan juga keluarga korban,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.