BPBD Kotamobagu Imbau Warga Waspadai Dampak Kemarau Panjang dan El Niño

0 20

Berandakota, Kotamobagu — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kotamobagu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi selama musim kemarau, terlebih dengan adanya pengaruh fenomena El Niño yang dapat menyebabkan kondisi cuaca lebih kering dan meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran, Senin ( 24/08).

Kepala BPBD Kota Kotamobagu, Asrianti Mapisangka, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang. Kesiapsiagaan dan langkah mitigasi dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih besar.

Masyarakat diminta untuk menghemat penggunaan air, memastikan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan.

Selain itu, warga yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan. Jika menemukan adanya titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak terkait.

“Mitigasi harus dilakukan sejak dini. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan, terutama dalam menghadapi kondisi kemarau,” demikian imbauan yang dapat disampaikan Asrianti.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan potensi bencana dari pemerintah maupun instansi terkait.

Langkah kesiapsiagaan tersebut penting dilakukan mengingat BMKG memprediksi puncak musim kemarau 2026 berlangsung pada periode Juli hingga September, sementara fenomena El Niño berpotensi membuat kondisi kemarau menjadi lebih kering.

BPBD Kotamobagu berharap kesadaran masyarakat dalam melakukan mitigasi dapat membantu menekan risiko bencana serta menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat selama musim kemarau. ***

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.