Oknum Pejabat Eselon II Bentak Satpam Karena Dilarang Merokok di Area RSUD Kotamobagu

0 252

BERANDAKOTA – Beredar sebuah video yang memperlihatkan sekelompok orang saling adu mulut di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu.

Dalam video berdurasi 42 detik itu, Ridho Paputungan, satpam RSUD Kotamobagu, menegur dua orang pria yang satunya diduga oknum pejabat Eselon II untuk tidak merokok di area RSUD Kotamobagu.

“Dilarang merokok dari depan, ne,” kata Ridho, menegur keduanya yang tengah merokok.

Namun teguran dari Ridho malah dipermasalahkan oleh dua orang itu. Mereka balik menanyakan dasar aturan merokok di RSUD Kotamobagu.

“Mana aturan tertulis, mana?” ujar mereka sembari membentak.

Tampak juga Ridho berupaya merekam kejadian, namun ia malah didorong oleh oknum yang diduga pejabat itu.

“Itu HP saya. HP saya hampir jatuh karenanya,” ujar Ridho.

Ridho pun terlihat panik karena tegurannya bukan hanya tak didengarkan oleh mereka, ia dianggap seolah-olah ingin memukul.

“Co ngana pukul pa dia,” kata kerabat dari oknum yang diduga pejabat kepada Ridho.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol-PP Kotamobagu Chandra Kurniawan Wahid.

Chandra mengatakan, insiden adu mulut yang hampir berujung penganiayaan terhadap satpam di RSUD Kotamobagu tersebut, terjadi sekitar pukul 23.00 WITA pada Jumat, (28/5).

“Kebetulan saya sedang bertugas untuk mengontrol satpam di RSUD Kotamobagu. Tiba-tiba di depan IGD, terihat ada yang merokok sehingga saya langsung meminta Satpam untuk menegur. Namun oknum ini merasa tidak terima. Dua kali kami tegur namun oknum tersebut beserta sejumlah kerabatnya membentak kami dengan alasan jika oknum tersebut adalah seorang kepala dinas,” kata Chandra.

Chandra juga mengatakan kalau oknum yang diduga pejabat itu ada bersama kerabatnya sedang merokok di depan IGD dan sempat dua kali ditegur.

“Satu laki-laki yang masih kerabat dari oknum yang diduga pejabat Eselon II. Kedua orang tersebut dua kali ditegur oleh satpam, tetapi mereka tidak mau mengikuti aturan mematikan rokok mereka,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Direktur RSUD Kotamobagu terkait kejadian itu. (*red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.