Desa Bilalang Satu Raih IGA Award, Sekolah Lansia Jadi Wujud Kepedulian Pemerintah Desa

0 13

Berandakota Kotamobagu — Pemerintah Desa Bilalang Satu terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui program Sekolah Lansia, yang menjadi bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kelompok lanjut usia, Selasa (22/09).

Komitmen tersebut turut mengantarkan Desa Bilalang Satu meraih IGA Award, sebuah capaian yang menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan program pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Sangadi Desa Bilalang Satu, Hj. Badaria A. Mokoginta, AMP, mengatakan, pembentukan Sekolah Lansia berangkat dari kepedulian pemerintah desa terhadap keberadaan para lanjut usia di desa.

Menurutnya, lansia bukanlah kelompok masyarakat yang hanya harus tinggal di rumah. Mereka tetap memiliki hak untuk hidup sehat, aktif, mendapatkan perhatian, serta dihargai sebagai bagian penting dari kehidupan keluarga dan masyarakat.

“Sekolah Lansia Desa Bilalang Satu dibentuk karena kami melihat bahwa para lanjut usia bukanlah kelompok yang harus hanya tinggal di rumah, tetapi mereka tetap memiliki hak untuk sehat, aktif, dihargai, dan mendapatkan perhatian,” ujar Badaria.

Ia menjelaskan, di Desa Bilalang Satu terdapat sekitar 300 orang lansia berusia 60 tahun ke atas. Dari jumlah tersebut, pemerintah desa mulai mengajak para lansia untuk belajar dan berkegiatan bersama melalui Sekolah Lansia.

Program tersebut tidak hanya menjadi ruang berkegiatan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, kesehatan dan kualitas hidup para lansia.

“Motivasi utama kami adalah memberikan ruang bagi para lansia untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, mendapatkan pengetahuan tentang pola hidup sehat, memperoleh makanan yang bergizi, tetap aktif dan produktif, serta meningkatkan interaksi dan kebersamaan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah desa ingin memastikan para lansia tetap merasa dihargai dan diperhatikan oleh lingkungan sekitar.

“Kami ingin para lansia merasa dihargai dan diperhatikan oleh pemerintah desa dan masyarakat,” tambah Badaria.

Ia menegaskan bahwa bertambahnya usia tidak seharusnya menjadi alasan bagi seseorang untuk berhenti beraktivitas maupun bersosialisasi.

“Kami percaya bahwa usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup sehat, berkarya, dan bersosialisasi tidak boleh berhenti,” ungkapnya.

Melalui Sekolah Lansia, Pemerintah Desa Bilalang Satu ingin mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif dan bahagia, serta tetap memiliki peran di tengah keluarga dan masyarakat.

“Bagi kami, memperhatikan lansia bukan hanya sebuah program, tetapi merupakan bentuk kepedulian, penghargaan, dan penghormatan kepada orang-orang yang telah memberikan banyak hal bagi keluarga dan desa,” pungkasnya.

Raihan IGA Award menjadi momentum bagi Desa Bilalang Satu untuk terus memperkuat berbagai inovasi desa. Sekolah Lansia diharapkan tidak hanya menjadi sebuah program, tetapi dapat terus berkembang sebagai ruang bagi para lansia untuk menjaga kesehatan, membangun kebersamaan, serta tetap berdaya di tengah kehidupan masyarakat.***

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.