Pemkot Kotamobagu Lakukan Mutasi ASN Secara Selektif untuk Perkuat Kinerja Birokrasi
Berandakota Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu melakukan mutasi aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya mengisi kekosongan jabatan sekaligus melakukan penyegaran birokrasi agar dinamika organisasi pemerintahan tetap berjalan optimal. Langkah tersebut juga dimaksudkan untuk memperluas pengalaman ASN serta menjaga kinerja perangkat daerah tetap stabil.
Wali Kota Weny Gaib menjelaskan bahwa mutasi dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kesesuaian kompetensi ASN, dan prinsip proporsionalitas. “Mutasi kali ini dilaksanakan secara selektif, berdasarkan kebutuhan organisasi, kesesuaian kompetensi ASN, dan prinsip proporsionalitas, untuk menjaga keseimbangan struktur dan efektivitas kinerja, baik pada jenjang eselon IV maupun eselon III,” ungkapnya.
Menurutnya, penempatan aparatur pada jabatan baru telah melalui pertimbangan matang agar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan kapasitas pegawai yang bersangkutan. Setiap pejabat yang ditempatkan pada posisi baru diharapkan mampu memahami karakter tugas, membangun koordinasi yang efektif, serta mengoptimalkan kinerja unit kerja masing-masing.
Sistem I-MUT yang digunakan dalam proses ini merupakan bagian dari manajemen karier ASN nasional yang dirancang untuk menata mutasi, promosi, dan rotasi jabatan secara transparan, proporsional, dan berbasis kompetensi. Pelaksanaannya juga dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara guna menjamin konsistensi sistem karier ASN serta profesionalisme aparatur.
Melalui penataan jabatan tersebut, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan serta membangun birokrasi yang adaptif dan profesional. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi kepemimpinan Wali Kota Weny Gaib bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. ***