Arisan Diduga Bermasalah Kembali Mencuat di Kotamobagu, Korban Siapkan Bukti untuk Tempuh Jalur Hukum

0 203

Berandakota Kotamobagu — Dugaan arisan bermasalah kembali mencuat di Kota Kotamobagu. Sejumlah warga yang mengaku menjadi korban kini mulai mengambil langkah hukum dengan mengumpulkan bukti transaksi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,Minggu (30/08).

Informasi tersebut diperoleh setelah dilakukan konfirmasi langsung kepada sejumlah korban yang mengikuti arisan tersebut. Dalam keterangannya, para korban menyebut pihak berinisial NP sebagai pihak yang berkaitan dengan pengelolaan arisan yang mereka ikuti.

Menurut keterangan para korban, total dana yang diduga telah mereka setorkan dalam arisan tersebut mencapai sekitar Rp700 juta. Nilai tersebut merupakan akumulasi dana dari sejumlah peserta yang mengaku mengalami persoalan setelah mengikuti arisan tersebut.
Salah satu korban berinisial GS mengungkapkan, dirinya mengikuti arisan tersebut karena berharap dana yang disetorkan dapat berkembang dan nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pernikahan.

Namun, harapan tersebut justru berubah menjadi persoalan setelah mekanisme arisan yang diikuti tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

GS mengaku dana yang disetorkannya memang telah dipersiapkan untuk kebutuhan pernikahan.

“Saya ikut karena uang tersebut memang saya persiapkan untuk kebutuhan kawin. Saya berharap dana bisa berkembang, tetapi ternyata malah menjadi masalah,” ujar GS saat dikonfirmasi.

Sementara itu, korban lainnya berinisial KN mengaku awalnya tertarik mengikuti arisan tersebut karena tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan.

Ketertarikannya semakin kuat setelah melihat sejumlah postingan mengenai arisan tersebut yang beredar melalui media sosial Facebook.
Menurut KN, informasi yang beredar di media sosial membuat dirinya percaya bahwa skema arisan tersebut dapat memberikan keuntungan sebagaimana yang ditawarkan.
Namun setelah mengikuti arisan tersebut, KN mengaku muncul persoalan yang kemudian membuat dirinya bersama korban lainnya mempertimbangkan langkah hukum.
Siapkan Bukti
Para korban saat ini telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

Mereka juga tengah mengumpulkan berbagai bukti yang dianggap berkaitan dengan persoalan tersebut.
Bukti yang dikumpulkan antara lain bukti transfer, riwayat transaksi, percakapan dengan pihak terkait, serta postingan atau materi promosi arisan yang beredar di media sosial.

Dokumen tersebut nantinya akan digunakan untuk memperkuat laporan kepada aparat penegak hukum sekaligus membantu memastikan jumlah dana yang telah disetorkan oleh masing-masing peserta.
Para korban menyatakan akan kembali mendatangi Polres Kotamobagu setelah seluruh bukti dan dokumen yang diperlukan dianggap cukup.

Langkah tersebut dilakukan agar dugaan persoalan dalam arisan tersebut dapat ditelusuri secara hukum dan diketahui secara jelas apakah terdapat unsur tindak pidana atau tidak.

Para korban berharap laporan yang nantinya disampaikan kepada kepolisian dapat ditindaklanjuti dan seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut dapat dimintai keterangan sesuai proses hukum yang berlaku.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar yang beredar melalui media sosial. Masyarakat diimbau untuk terlebih dahulu memastikan legalitas, mekanisme, serta kredibilitas pihak yang menawarkan investasi maupun arisan sebelum menyerahkan sejumlah uang.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai pihak berinisial NP dalam pemberitaan ini masih berdasarkan keterangan para korban dan belum merupakan kesimpulan hukum mengenai adanya tindak pidana maupun penetapan seseorang sebagai tersangka.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan konfirmasi kepada NP maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi atas keterangan yang disampaikan para korban. ***

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.