Diproduseri Gerri Mokoginta, Film Alena: Angkat Tema Agnostik dan Pencarian Tuhan

0 304
Segera Tayang Film Allnea Mengangkat Tema Agnostik dan Pencarian Tuhan

BERANDAKOTA- Alena adalah seorang transgender (banci) yang bekerja di salon milik temannya, setiap malam selepas kerja dia sering nongkrong di suatu taman di daerahnya untuk mencari pelanggan, ataupun hanya sekedar ngobrol dengan teman temannya.

Setelah kematian Jody, sahabat baiknya yang meninggal dipukuli geng motor, alena menjadi frustasi, bingung dan takut setelah semua kejadian yang menimpa sahabatnya, alena mencari pembenaran dan ketenangan hati. Dirinya pun mulai ‘mencari Tuhan’ setelah peristiwa itu.

Itulah, sepenggal kalimat diatas merupakan sinopsis pendek dari film ALENA yang disutradari Raldy Mokoginta, yang baru akan tayang di channel youtube Blacktable project dalam waktu dekat.
Film pendek dibintangi oleh  Alexa Likumahua (Alena) dan Selebgram kotamobagu Azis Assa ini, bergenre dark comedy yang mengangkat tema agnostik dan pencarian Tuhan.

“Ide ceritanya seputar atheisme dan agnostik tapi dikemas dengan komedi, juga sebagian dialognya menggunakan bahasa daerah Mongondow,” ujar penulis ide cerita Gerry Pria Mokoginta.

Gerry yang juga merupakan Executive Producer Suara Totabuan  salah satu host Musisi Ba Podcast ini, mengaku sangat bersemangat dalam penggarapan film yang gagas oleh tim produksi Blacktable project.

“Saya sangat bersemangat karena ide ceritanya segar, para pemain dan tim produksi yang terlibat dalam penggarapannya bisa diandalkan, juga saya harap ini bisa diterima masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Mokoginta.

Film pendek melibatkan banyak anak muda millenial yang sebelumnya sempat ikut menggarap video klip perdana Zumi & Dua Lentera (Dansa Dalam Hujan), antara lain Aviva Mokoginta, Fain Clasico, Awalludin, Muaz Manoppo, Irzal Ramadhan, Syaelendra Soepeno, Indra Mokoagow, dan model video klip perdana band indie Zumi & Dua Lentera (Dansa Dalam Hujan), Pandu Mokoginta.

“Untuk musiknya, kami memasukkan lagunya Zumi & Dua Lentera, dan Zumi Paputungan ditawarkan sebagai penata musik,” pungkasnya. (EsGeEm/**)

(Visited 111 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan