Kotamobagu Bakal Miliki Perpustakaan Digital

0 171

BERANDAKOTA – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kotamobagu, bakal membuat perpustakaan berbasis digital. Perpustakaan ini dibuat untuk meningkatkan minat baca dan pengetahuan masyarakat, khususnya para pelajar.

Kepala Diskarpus Kotamobagu, Ham Rumoroy, menuturkan dengan adanya kemajuan teknologi maka perpustakaan Kotamobagu akan dikembangkan menjadi perpustakaan digital dan arsip digital.

“Sekarang ini semua sudah serba digital. Oleh sebab itu, Diskarpus Kotamobagu tengah mempersiapkan pembuatan perpustakaan digital. Untuk kelanjutannya, harus menyiapkan berbagai fasilitas termasuk juga kerja sama dengan Dinas Kominfo Kotamobagu,” ujarnya, Jumat (12/03).

Ia menjelaskan, perpustakaan digital ini sangat efektif digunakan apalagi di tengah pandemi Covid-19.

“Sekarang, segala aktivitas hampir semua dibatasi, termasuk aktivitas yang berpotensi mengumpulkan orang banyak. Pelayanan perpustakaan keliling adalah salah satu aktivitas yang dihentikan sementara, dan akan diaktifkan kembali apabila Kotamobagu sudah zona hijau. Nah, jika kita memiliki perpustakaan digital, kita tidak perlu berkumpul atau datang langsung ke perpustakaan, cukup dengan koneksi internet, kita sudah bisa membaca buku sesuai dengan keinginan kita,” katanya.

Selain itu, perpustakaan digital juga dinilai efektif untuk menambah pengetahuan siswa dalam kegiatan belajarnya yang saat ini dibatasi.

“Saat ini kan anak sekolah melaksanakan kegiatan belajar kurang lebih hanya 3 jam dalam seminggu. Nah, disinilah peran perpustakaan digital, sangat efektif untuk membantu anak sekolah untuk meningkatkan pengetahuan di luar kegiatan belajar tatap muka,” katanya.

Terkait proses digitalisasi perpustakaan, Ia mengatakan pihaknya masih fokus mempersiapkan pembangunan perpustakaan daerah di Gedung Bobakidan yang terletak di Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur.

“Kita fokus dulu pada pembangunan perpustakaan daerah, di Gedung Bobakidan, yang kini telah masuk tahap Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan detail gambar kerja. Setelah itu baru kita buat perpustakaan digital,” ujarnya. (Cea)

(Visited 19 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan