Pemkot Kotamobagu Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021

0 31

BERANDAKOTA  – Mewakili Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo  memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat tahun 2021, di Halaman Mapolres Kotamobagu, Rabu (05/05).

Apel gelar pasukan itu dilakukan guna pengecekan akhir kesiapan pasukan dalam rangka pengamanan hari raya Idulfitri 1442 Hijriah.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idulfitri 1442 Hijriah, baik pada aspek personil maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda dan Mitra Kamtibmas,” ujar Sekda Kotamobagu Sande Dodo, saat membacakan amanat Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Sekda melanjutkan, bahwa saat ini pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idulfitri 1442 Hijriah. Larangan  ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut lantaran situasi pandemi Covid-19.

“Kita mesti waspada gelombang kedua Covid-19 ini. Berkaca pada kejadian di luar negeri seperti di India, yang mana terjadi penambahan kasus baru hingga mencapai 400.000 kasus Covid-19, dan yang meninggal mencapai 3000 kasus,” katanya.

Dalam operasi ketupat yang terlibat di dalamnya adalah sejumlah instansi terkait seperti TNI-POLRI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Jasa Raharja dan lainnya. Semuanya turut serta menyelenggarakan operasi ketupat 2021 yang akan digelar selama 12 hari, mulai dari 6 hingga 17 Mei 2021.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dengan terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dimana pun,” katanya.

Sekda juga menambahkan, Kota Kotamobagu sebagai tujuan masyarakat diwilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). Apalagi menjelang lebaran banyak warga dari luar untuk datang berbelanja.

“Ini perlu diantisipasi agar tidak terjadi kerumunan. Kemudian warga tetap menerapkan protokol kesehatan. Perlu juga disampaikan khusus pemilik tempat belanja agar menerapkan prokes secara ketat,” ujarnya.

Adapun lewat penyampaian itu, Kapolri menekankan beberapa hal untuk dikuti guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021.

Pertama menyiapkan mental dan fisik serta kesehatan, niat kan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah. Kedua, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang.

Ketiga, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri 1442 Hijriah.

Apel gelar pasukan operasi ketupat yang menerapkan prokes itu, dihadiri sejumlah pasukan dari berbagai instansi yakni Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta sejumlah tenaga medis dan unsur terkait lainnya.*

 

(Visited 5 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan