16 Rumah di Desa Molobog Timur Terendam Banjir

0 45

BERANDAKOTA–  Sebanyak 16 unit rumah warga Desa Molobog Timur, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terendam banjir.

Informasi tersebut, berdasarkan laporan Dinas Sosial, (Dinsos), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boltim.

Dalam laporan dikatakan, penyebabnya curah hujan yang meningkat, terjadi pada Selasa (7/9/2021) kemarin, dan mengakibatkan air meluap sampai pemukiman warga.

Lokasi kejadian Desa Molobog Timur, Dusun 1, Kronologi kejadian, pada pukul 23:00 WITA. Tercatat Korban dan Kerugian, 16 unit rumah terdampak, 7 unit rumah terdampak langsung sebagai berikut :

Mateos Katibas

Harianto Mokoagow

Rumi Balantukang

Kel. Pontoan – Kandow

Kel. Tatibas – Mamonto

Kel. Yusuf – Eka – Bawotong

Refli Manoppo

Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boltim, mengimbau warga tetap waspada dan tanggap darurat.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Boltim Slamet Riyadi Umbola saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melakukan identifikasi terkait lokasi banjir yang ada di Desa Molobog Timur.

“Dari Dinas Sosial sendiri hari ini sudah melakukan identifikasi di lokasi yang terdampak banjir, kemudian mencatat apa-apa sepenuhnya perlu diberikan bantuan kepada mereka yang terdampak banjir, dan Insya Allah besok bantuan akan diturunkan,” kata Umbola, Rabu (8/9).

Ia mengungkapkan, ada sekitar 7 rumah warga yang terdampak banjir dan pihaknya akan segera mengucurkan bantuan berupa sembako kepada warga setempat.

“Untuk yang terdampak banjir ada sekitar sembilan rumah warga. Dan tentunya, setelah selesai melakukan indentifikasi rencana besok kami akan memberikan bantuan berupa sembako kepada mereka,” tutur Mantan Kadis PMD Boltim itu.

Diketahui, dalam identifikasi tersebut Dinas Sosial bersama Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) turun langsung di lokasi tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Dihimbau agar warga tetap waspada, dan tanggap darurat. Segera laporkan jika ada indikasi rawan bencana,” kata Kaban BPBD.(*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.