Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Gorontalo Diwarnai Aksi Mahasiswa, Ketua Umum HMI BMR Kecam Dugaan Tindakan Represif

0 118

Berandakota, Gorontalo— Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Gorontalo diwarnai aksi penyampaian aspirasi oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Namun, aksi tersebut diduga berujung tindakan represif aparat terhadap kader HMI yang ikut menyampaikan aspirasi.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum HMI Bolaang Mongondow Raya (BMR), Fadli Korompot, mengecam keras dugaan tindakan represif yang dilakukan aparat terhadap kader HMI saat momentum kunjungan Presiden RI di Gorontalo.

“Kami mengecam apabila benar terjadi tindakan represif terhadap kader HMI yang sedang menyampaikan aspirasi. Demokrasi harus dijaga dan mahasiswa bukan pihak yang harus dibungkam,” tegas Fadli Korompot, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional yang dijamin negara. Karena itu, aparat keamanan diminta mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan kegiatan kenegaraan.

Fadli juga mengingatkan institusi kepolisian agar tidak melupakan bahwa aparat bekerja dan dibiayai oleh rakyat melalui pajak negara.

“HMI BMR mengingatkan kepada Polri bahwa kalian dibiayai dari pajak rakyat. Kader HMI yang kalian pukuli itu orang tuanya membayar pajak untuk membiayai institusi kalian,” ujar Fadli.

Ia menambahkan, tindakan represif terhadap mahasiswa berpotensi membuat institusi kehilangan legitimasi moral di mata generasi muda.

“Jangan sampai institusi kalian kehilangan legitimasi moral dari anak muda karena tindakan-tindakan represif terhadap mahasiswa,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak aparat terkait dugaan tindakan represif tersebut. ***

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.